My Dreambox

Hello, I am Ade Malsasa Akbar from Indonesia. I have big attention to Linux. Yes when I say Linux, I mean all about open source, free software, desktop environment, kernel, virtual machines, and all around Linux. Yes again, I love to write. Essay is my favorite writing. Writing essay is easy and easiest for me. It is free like Linux🙂 From these two reason, I build this blog. I will write down all my attentions to Linux desktop. Especially about graphical environment in Linux such as desktop environment, applications, shortcut, and so on. I will free my mind from dirty hollow things so I can write anything anytime. Before I feel so limited to write the topic I love. Now, it is my chance. I will not let it go. I will write all my passion.

So why Dreambox? Yes I am Linux user. And dreambox is a term not to be associated with it. Dreambox is a term I found after planning an underground group discussing open source in my school. I will name the group Dreambox. It is not a community, only learning group. No formality, no seniority, no interference, only free speech about free applications. So, because the group don’t start yet, I use the name for this blog🙂

What the content? Especially my ideas for Linux desktop in future. I imagine to write anything I find in internet for customizing Linux desktop, interesting screenshot, cool forum, cool theme, or mockup in some site. Maybe someday I can create my own mockup, I will send here. Essencially, anything amaze me in internet about Linux, I wanna write it here. Yap, it is my focus now. I like the way open source does. They let people to send ideas for improving software. Wow, cool I say. But I have done it for many times. I have sent my ideas. Seems no attention. But okay, I am not a baby. I will do my way. I love if people around the world come here and see my ideas. They can take them or leave them. I wanna improve Linux desktop in my way. So Dreambox blog content is ideas for Linux future.

Absolutely there are many man have pretty ideas for Linux future. Outside there. You will find them in Ubuntu Brainstorming, Launchpad, Bugtrack, KDE Brainstorming Forum, and so on. I know that. If maybe someday their ideas same with me, it is okay. No problem for me. I create this blog with fun and fun also to write. Make it fun so no stress in your mind. Relax, Dude🙂

I write post in English so international open source heroes can read it. Hopefully they can read my bad English🙂 Even my English bad, I don’t care. I have chance to improve in this blog. Hey, I can write down until this paragraph fluently! In English, not in my native language (Indonesian). Yes I admit writing in beloved specific topic is easier than writing in unloved topic. Even difficult language like English become easy for me🙂 Haha, Linux is free. I like to use it. So my writing will be free too. Free from stress. Free from frustration. I will write freely! Enjoy!

4 thoughts on “My Dreambox

  1. Assalamu’alaikum mas. . . Saya ingin bertanya bbrpa hal ttg linux
    1. Dulu saya pengguna ubuntu, sekarang beralih ke linux mint krn ubuntu kurang stabil. Setelah pikir2 lagi, kenapa saya tidak pindah ke debian saja? Maka tahun depan berencana pindah ke debian 7. Tp debian tidak langsung ada propietary drivernya. Jadi nanti kalau kesulitan install driver, saya akan coba solusos. Saya pengen tau apa saja distro linux yg basis ke debian stabil? Selain solusos. . .
    2. Apakah legal&halal menggunakan propietary driver/nonfree firmware?
    3. Apakah legal&halal menginstal codec seperti mp3, mp4 dsb? Soalnya saya pernah dengar kalau mp3 itu ada paten nya
    4. Apakah legal&halal menginstall font seperti arial, calibri, times new roman?

  2. Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, Saudaraku…

    Masya Allah, saudaraku. Alangkah senang saya mendengar komentarmu ini. Sangat indah.

    Pertama dari sisi hukum Islam dan yang kedua dari sisi teknikal Linux. Sangat senang saya menerimanya.

    Namun saudaraku, saya tidaklah tepat sebagai tempat bertanya hukum Islam. Saya tidak boleh memutuskan halal dan haram. Namun kalau setahu saya, sekadar instal proprietary driver itu tidak mengapa karena si pemilik sudah mengizinkan driver-nya untuk disebar (asal tidak di-disassemble).

    Untuk font, semua terpulang kepada perizinan yang sudah diberikan oleh empunya font. Silakan sudaraku merujuk ke teks perizinan font yang bersangkutan dan merujuk kepada asatidz di Indonesia semisal http://konsultasisyariah.com.

    Untuk masalah teknis Debian wahai saudaraku, sesungguhnya saudaramu ini tidak tahu apa-apa. Maafkanlah aku. Silakan saudaraku, untuk bertanya ke komunitas Debian Indonesia. Saya mohon maaf tidak tahu.

    Adapun keseluruhan, saya ucap barakallahu fiikum. Semoga Allah merahmati antum.

  3. Amin. . . Syukron atas jawaban anta. . . (hahaha. . . ane sok2an pake arab) padahal nggak bisa. . .

    oke, kita ngomongin teknisnya aja. .
    untuk distro turunan debian stabil saya dah nemu solusos, snowlinux, sama mepis. Ntar InsyaAllah saya coba lah. . .

    untuk masalah codec setelah saya googling ternyata aturan di suatu negara berbeda2. Di negara yg melindungi paten atas software bisa saja ada masalah legalitas (kalo saya nggak salah paham lo. . . Soalnya pakek bhs inggris). Masalahnya di negara kita ini gimana? Saya googling gak temu2. . .

    & apabila di indonesia ilegal menginstal codec, maka adakah software linux yg bisa mengconvert file mp3 ke ogg? Jika saya berkeyakinan bahwa musik itu haram maka bukan masalah dengan tidak adanya codec mp3 dsb, masalahnya adalah saat perlu mendengar murotal alquran atau kajian dg format mp3 maka akan kesulitan. Btw download kajian/murotal itu legal kan? Kan kalau free download musik2 dr mdiafire/4shared gitu kan ilegal krn kita harus bayar royalti ke penyanyinya. Jika saya berkeyakinan bahwa musik tidak haram maka ilegal/mp3bajakan=mencuri maka download lagu gratis =mencuri. Jika saya berkeyakinan musik itu haram maka download lagu gratis =mencuri sesuatu yg haram. Halah sama aja mencuri. . Mending gak usah download lagu. Btw adakah murotal/kajian yg downloadnya tidak gratis/tidak legal ?

    sepertinya kata2 saya mulai ruwet, lanjut aja. . .

    untuk masalah font saya pernah baca kalau utk pemakaian sendiri legal, tapi kalau utk tujuan komersial maka jadi ilegal. Lha trus kalo dipake buat ngetik surat dinas dirumah itu legal atw tidak? Bener2 bingung masalah font. Ada artikel ttg arial, calibri, atw times new roman gak? Perijinannya gimana?

    oke cukup sekian dulu pertanyaannya. . .

  4. Masya Allah, siapa Anda ini? Saya jadi sangat ingin bertemu Anda. Alangkah saya beruntung menemukan komentator sepertimu, Saudaraku.

    Pertanyaan Anda canggih nian, Saudaraku. Saya tidak meng-cover seluruh permasalahan Anda.

    Untuk masalah legalitas kodek, saya dulu nemu kalau pada negara tertentu, kodek tidak bisa sembarangan diinstal. Saya akui ini bahwa banyak negara yang ketat memerhatikan perizinan haki. Indonesia belum termasuk negara yang demikian.

    Masalah musik, jelas haramnya. Adapun andai musik halal, andai, tetap dilarang download musik yang pemiliknya sudah menjual dengan kesepakatan tertentu. Muslim dilarang menyalahi kesepakatan/ingkar janji. Ini hanya andai. Namun untuk murattal, tidak pernah saya temui ada yang dikasih larangan download. Malahan biasanya kita didorong untuk download karena pahala yang membacakan akan bertambah-tambah.

    Benar, saya jadi ikut mikir. Calibri untuk surat dinas. Andai Anda membeli sungguhan Windows dan Word, Calibri sudah legal jadi milik Anda dan bisa dipakai untuk apa saja. Ini setahu saya, Saudaraku.

    Adapun saran, di dalam paket download font, biasanya Anda bisa temukan email pembuatnya. Coba Anda kirim surat ke situ tanyakan kalau untuk surat dinas boleh atau tidak. Maaf saudaraku, saya tidak berilmu cukup untuk menjawab lebih lanjut. Saya sangat menyarankan antum baca http://konsultasisyariah.com atau majalah Pengusaha Muslim.

    Saya sangat gembira. Masih ada orang seperti antum yang sangat memerhatikan masalah halal dan haram. Semoga firasat saya benar antum termasuk orang yang beruntung di sisi Allah. Amin. Jagalah perhatianmu yang besar kepada halal-haram, Saudaraku. Jadilah ahli fikih seperti al-Imam asy-Syafi’i.

    Barakallahu fiikum, Akhii…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s